Rumah - Pengetahuan - Rincian

Cara mengatur aerasi yang tidak merata

1 Aerasi yang tidak merata disebabkan oleh jarak pemasangan cakram diffuser yang tidak rata.


Dalam proses konstruksi, teknisi dan pimpinan tim membuat tata letak yang komprehensif sesuai dengan ukuran lokasi, dan membuat sketsa posisi bukaan pipa aerasi dan jarak diffuser cakram, sehingga jaraknya merata. Posisi pemasangan diffuser cakram harus diposisikan dan ditandai secara akurat di lokasi.


2. Kemiringan diffuser cakram tidak tegak lurus terhadap pipa utama, dan arah kemiringan akan menyebabkan aerasi tidak merata.


Setelah memposisikan diffuser cakram, bor lubang pada pipa utama untuk memasang pipa pendek, lalu pasang diffuser cakram pada pipa pendek. Posisi yang benar dari semua lubang pemesinan adalah kuncinya.


Oleh karena itu, peralatan permesinan harus ditingkatkan. Langkah-langkah khusus adalah menghubungi petugas setempat untuk membuka peralatan dan melakukan uji lapangan guna memperbaiki guncangan serius pada mesin dan peralatan selama proses pengerjaan dan masalah personel yang tidak mudah dikendalikan.


3. Ketinggian pemasangan diffuser cakram tidak pada bidang horizontal yang sama, sehingga menyebabkan aerasi tidak merata.


Setelah pemrosesan lubang selesai, tahap pemasangan pun dimasuki. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, fenomena tidak rata yang ada di permukaan lokasi konstruksi diselidiki, dan ketinggian penyangga diffuser cakram yang disediakan oleh pabrik ditetapkan secara seragam. Akibatnya, ketinggian diffuser cakram tidak berada pada bidang horizontal yang sama setelah pemasangan penyangga, dan tidak dapat konsisten dengan ketinggian pipa aerator, yang mengakibatkan masalah pada kualitas dan persepsi aerasi diffuser cakram. Untuk mencapai efek aerasi yang diinginkan, pipa utama dan pipa cabang harus menjaga sumbu pada bidang datar. Dengan cara ini, ketinggian braket penyangga batang lebih akurat. Masalah ini adalah kunci untuk mengatasi efek aerasi diffuser cakram.


Kirim permintaan

Anda Mungkin Juga Menyukai